Langsung ke konten utama

a cup of rain

gerimis berlarian
berkejaran di atas lapis tubuhku
meleleh di antara rimbunnya rindu

rintik selalu mampu membuatku tertarik paksa
tanpa bantahan kembali menyelam
ke masa itu
matamu yang selalu menancap kuat di ingatanku
bisik desah suaramu tak mau beranjak dari ingatanku

ada senyum yang tergores
dan tentu saja
torehan kecewa tak bisa kau tatap

terus saja kau menari bahagia di ingatanku
menebar senyum memikat
menjala ribuan rindu tak berkata

ayolah...
berhenti bersarang manja di hatiku
aku tidak membohongi hatiku
tapi 
garis-garis ini tidak memilih kita untuk mereka ikat
jalan ini tidak menuju pada ruang yang terang
bukankah sudah kau lihat
ego kita terlalu sesat untuk sekedar saling berbagi

aku selalu mencintai hujan ini
dinginnya selalu tepat dihidangkan dengan kenangan kita
aku tidak pernah menolak menari di bawahnya
hingga lelah berselimut mimpi



d ii a n

Komentar