Untuk wujud yang saya sebut SAHABAT
untuk barisan hari yang berubah menahun
untuk lantunan cerita menjadi kenangan
untuk gelak tawa yang menjadi timbunan semangat
hari-hari yang tidak bisa kita lalui dengan kebersamaan
segala perjuangan dengan tangis, senyum, dan makian
waktu yang tidak mau memberi ampun
pagi ketika kita berjanji untuk maju mencuri toga
berbahagia atas nama pengorbanan
janji lidah sudah kita tepati
untuk barisan hari yang berubah menahun
untuk lantunan cerita menjadi kenangan
untuk gelak tawa yang menjadi timbunan semangat
hari-hari yang tidak bisa kita lalui dengan kebersamaan
segala perjuangan dengan tangis, senyum, dan makian
waktu yang tidak mau memberi ampun
pagi ketika kita berjanji untuk maju mencuri toga
berbahagia atas nama pengorbanan
janji lidah sudah kita tepati
Pagi ketika kita sudah berada di semester akhir dan ketakutan bertemu 'skripsi', ada janji yang bukan perjanjian resmi.
Ketika itu kita hanya berjanji untuk mengenakan 'toga' bersama-sama.
Bersama-sama bukan berarti selalu tepat pada waktu yang kita inginkan.
Aku baru bisa mengenakan toga pada awal 2013,
yang pertama tentu saja kamu bek, lalu oge dan tari, baru kemudian aku.
Gery sudah berhasil melewati sidang maut 'skripsi' dan akan membawa pulang toga pada bulan Maret.
Hary sedang bergumul mesra dengan 'skripsi'nya, tapi aku yakin dia akan menyematkan jubah dan toga tahun ini juga.
Kita berhasil bersama-sama, benar khan?
Bersama-sama melewati waktu yang menyeramkan,
perbedaan waktu tentu saja ada, tapi yang menjadi point nya adalah, keberhasilan kita melawan arus malas dan berjuang menuju hal yang sama dengan usaha yang sama, dan kita melakukan itu bersama-sama.
untuk semua hal positif dari kalian,
ありがとう ^^
Komentar
Posting Komentar