Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2013

Coffee

Aku pernah berkata padaNya Bahwa aku ingin melupakan potongan-potongan cerita menyakitkan Yang dia beri paksa padaku. Woshh. Ya aku berhasil melupakannya. Aku menolak Bahkan ketika kamu mempertanyakan keberanianku pada hal-hal itu Pada kenyataan yang agung. Bolehkah aku mengingatkanmu tentang hal lalu Ketika kau tertidur nyenyak selepas tawamu Aku mencari nyenyak pada dinding dingin Aku mencari aman pada kasur yang mati Bukankah kamu pintar berimajinasi? Gunakanlah. Bebaskanlah. Aku hanya memiliki benda tak berhati tak bernyawa Hanya pada mereka yang membalasku dengan tawa sepi dan dingin Bisakah kamu mengerti Kenapa aku lebih nikmat menyesap kopi dinginku. Membiarkan kepulan asapnya Menghilang Terbang Pergi Menjadi tenang. Aman. Iya sayang Denganmu pada waktu kini, aku akan mencoba kembali Meramu kopi hangat di dapur kita Menyesapnya pelan dan tenang Bersama tawa rintik hujan akan semakin menghangatkan.

K i t a

Kemarin, di depanku Kamu kembali bertanya Apakah aku menyayangimu? Apakah aku mencintaimu? Aku tak menemukan kata balasannya Dan aku memelukmu. Berharap kamu mengerti jawabku. Aku tak ingin kata cinta membatasi perasaan kita Aku tidak ingin kata cinta menguasai kemudian membuat aku dan kamu lupa tentang kita Aku tidak ingin lagi kata cinta Menjauhkan aku dan kamu Membuatnya berjarak dan meninggalkan Kemudian Apakah ini yang kau sebut cinta? Jika aku tidak ragu menitipkan mimpi2ku kepadamu Jika aku bersedia menemanimu menua bersama Ketika aku selalu rindu kepadamu bahkan ketika kita berpelukan Ketika aku mulai merutuk detik yang bergegas dan membuat kita bercerita lewat kata Jika aku lebih menyukai kita daripada aku ataupun kamu Jika ini cinta, kamu tahu jawabanku, bukan?

denganmu...

malam ini kita saling memeluk dalam senyum kita saling bercinta dalam kata pagi ini kita terbangun dengan tawa kembali bercumbu bersama mentari akan kulukis wajahmu dalam ingatanku ketika rindu menghampiri hadirmu tak kan pernah meninggalkan

c o n f e s s i o n

Hai Sayang jika kamu adalah jawaban dari semua doa kamu harus tahu  bahagiaku lebih dari senyum yang selalu ku beri bahwa  syukurku tak kan pernah berhenti terucap jika kamu adalah hangat mentari  aku takkan menyesal menggigil kemarin malam jika kamu adalah senyumku  aku takkan menyesal kehabisan nafas karena menangis jika lelah perjalanan lalu begitu menyesakkan jika masa lalu begitu menyakitkan detik ini aku begitu berterimakasih sayang berterimakasih kepada mereka yang menitipkan kepedihan tangis kepadaku segalanya membawaku kepadamu Sayang untuk waktu-waktu yang pernah kita peluk untuk waktu-waktu yang tersia-siakan untuk masa-masa mendatang untuk detik-detik setelah besok kamu tahu? aku tidak akan melepaskan tanganmu tidak akan berhenti meberikan senyumku padamu karena sebelas tahun terlalu lama untukku menunggu Hai sayang aku disni disampingmu semampuku sekuatku menemanimu Dear you R

Merci R

Tidak ada yang pernah benar-benar hilang Hanya bersembunyi untuk ditemukan waktu Puluhan tahun yang ku punya Telah menjadi jejak menuju titik yang kita rahasiakan Untuk detik ini Kau akan tahu artinya tahun-tahun yang aku rahasiakan Kau akan mengerti arti diam ku Untuk menit ini Aku benar-benar tahu arti indah tatapanmu Aku benar-benar menyukai senyum matamu Untuk hari ini Kita buka smua kunci rahasia langkah-langkah di ujung senja Saling bersandar dan bercerita Saling membagi senyum diatas rasa yang sama Untuk masa yang teringkari Biarkan tangan ini menggenggam sebentar Hingga matahari menjemput pagi

Arc en ciel

Menggapai batas yang tak bertemu Berlari mengejar bayangan di sudut senja Mengendap di sisi gelap yang menyejukkan Berteduh tenang dengan tatapmu Bukankah pelangi indah karena beda Warna warni bertemu di ujung lautan Menyatu di semesta tanpa kita tahu Sayang, Kita ada di pijakan yang tak menyembah pelangi untuk bahagia Kita tersenyum di bawah langit senja itu Hujan di senja pertamaku Namun tak ada pelangi yang melengkung Tak ada ujung di pelangi semesta ini Adakah mereka bertemu di ujung laut lainnya? Atau ijinkan aku melihatnya menyatu mengindahkan semesta ini Bukan kali ini Di lain waktu di sebuah hati Aku pastikan garis itu bertemu.

selamat bertambah cantik Ibu Suri

Selamat pagi Mama Jemari yang menari di atas hamparan huruf ini membuat mataku berkabut Ma, selalu begitu Nama mu membawa haru yang tak bisa di pungkiri, tak bisa dielakkan. Beginilah cinta kepada orang tua Bebas tanpa ikatan tanpa akhir kau lah satu yang tidak akan membuangku karena kekuranganku karena kesalahanku Mama hanya di pelukmu takut akan menghilang cemas akan memudar gelisah segera pergi mimpi berselimut senyum Mama kaulah syukur atas hidupku nafas dari tawa dan tangisku untukmu Mama seluruh perjalanan hidup seluruh keringat dan air mata seluruh bangga dan hormat kami disanalah di bawah telapak kakimu ma, tempat kami berbahagia Selamat ulang tahun ke 58  wanita paling berharga untuk hidup kami wanita terhebat wanita tercantik wanita terkuat di dunia Bahagia selalu untukmu  Mama peluk dan cium dari kami yang begitu mencintaimu

Farewell

Dan di sinilah kita berdiri Di garis waktu Yang tak mau menyatu Di batas rasa Yang tau mau bicara Selamanya kita disini Saling menatap pada dinding rindu Tak menghangatkan Pada detak hentian langkah Hanya meraba pada masa bercahaya Di batas abu-abu Kau yang tersayang Yang perlahan terhapus jejak senyumnya Hingga akhirnya Aku menggenggam rintik hujan Melupakan kelabu yg kau beri.

seven years

Aku merindumu Bergelayut manja di lengan kokohmu Saling menggenggam jemari Mendengkur mesra memelukmu Aku iri Mereka yang bergandengan tangan di bawah langit Mereka yang berciuman mesra di bekunya malam Mereka yang menghabiskan waktu untuk saling menyemangati Kami merindukanmu Bapak Kami juga masih ingin bertengkar denganmu Kami juga masih ingin memelukmu di kala senja Rindukah engkau kepada kami? Kepada kami yang terus menatap senyummu di dinding Kami yang menangis di depan kenangan lalu Disinikah engkau ketika kami sendiri? Ketika kami menangis mengadu memanggil namamu? Dimanapun engkau kini Tak kan lelah kami mencintaimu Bapak Peluk dan cium kami untuk Bapak di Atas. ________ MEI 2006 - MEI 2013 Tahun ke tujuh tanpa kehadiranmu Pak. Tahun ke tujuh dimana kami akan mengingatmu hanya dalam kenangan, dalam senyum, Tahun ke tujuh kita hanya bertemu di dalam mimpi jika beruntung. Tahun ke tujuh kami memaknai hidup dengan kaki sendiri tanpa...

kalian kesayangan ibu guru

Siang ini gw, seperti kebanyakan hari dimana gw lagi diet, memutuskan untuk makan gado-gado deket kantor. Tepat dipojokan deket warung gado-gado langganan gw, ada TK Muslim, beberapa siswanya lagi asik bermain di halaman yang sangat sempit. Hal itu tidak mengurangi senyum di wajah mereka. Gw kangen mereka... Sebelum lulus kuliah, tepatnya dikala gw asik dengan skrispsweet, gw sempet ngajar di TK deket kost. Kebetulan sohib gw yang ditawarin kerjaan kaga begitu doyan ngajar anak TK, jadilah tu kerjaan di hibahkan ke gw. with my pleasure , gw ambil tu kerjaan tanpa babibu lagi. Jadilah gw tenaga pengajar bahasa inggris di sana untuk sekitar 4 bulanan.   Sebagai pecinta anak kecil, gw sangat menikmati kerjaan itu. Awalnya awkward karena that was my first time teach a class. Kaget, gemes, kesel, semuanya gw jalani dengan senang hati. Gw ngajar dua kelas, satu kelas besar dan satu kelas kecil. Kebetulan kelas kecil isinya anak-anak cewe semua. Jadi kadang ngajarnya agak males....

Sebelum tidur

Aku nyaris tertidur Senyummu menyergap kenangan Sentuhanmu membawa dinginnya malam ke balik selimut Kecupmu membuat malam lebih panjang untuk dinikmati, Kepadamu Aku kembalikan kenangan kita. Ku izinkan kau membawa mereka pergi Atau sekedar terlepas bebas di udara Aku tak akan mengurungmu di kepalaku lebih lama. Aku Juga perlu bahagia ... Tanpa Kamu.

Dance in pouring rain...

Kami menyukai derasnya hujan Kami tertawa di bawah panasnya matahari Kami juga memaknai ribuan tetes hujan Dengan sisa kenangan yang tersisa Bahkan kami tertawa Bernafaskan debu sepanjang perjalanan Yaa... kami menikmati setiap detik waktu berjalan Setiap detik, menit, kami berbagi helaan tawa Sejauh kaki melangkah Tangan saling bertaut, Bersama memeluk waktu Aku menyebutnya s a h a b a t

this is life ...

... so take lots of pictures,  laugh a lot, forgive freely,  and love like you've never been hurt. Life come with no guarantees,  no time outs,  no second chances.  You just have to live life to fullest,  tell someone what they mean to you,  speak out,  dance in the pouring rain,  hold someone ' s hand,  comfort a friend in need,  fall asleep watching the sun come up,  stay up late,  and smile until your face hurts. Don't be afraid to take chances or  fall in love and most off all,  live in the MOMENT  because every second you spend angry or upset  is a second of happiness you can never get back... Antologi Rasa Ika Natassa  

in relationship atau . . .

hola halo  I ni kemunculan perdana gw di bulan April,, jjannn... berhubung internet semar *disamarkan* trouble bebrapa waktu yang lalu, aktivitas gw di dunia maya pun tersendat, mampet. Semenjak kerja gw jadi aktif buka jejaring facebook gegara aturan sesat *mantan* Bos. karena kerjaan juga yang agak-agak gak berkonsep, kebanyakan ngantuk daripada kerjanya, kebanyakan ketawa daripada seriusnya *itudulu* Berawal dari tanpa konsepnya kerjaan gw di kantor beberapa waktu lalu, terbitlah kebiasaan stalking di sosmed. Dari temen kuliah, SMA, sampe temen SD, bahkan menurut temen gw calon gebetan pun mesti kita  stalking dulu *upski*. Beberapa fenomena yang gw berhasil teliti selam stalking ini adalah, perkembangan temen-temen SD-SMA yang dulunya cupu, culun, nerd tapi pastinya mereka pinter, smart, jenius, dan IQ diatas rata-rata berhasil berubah dan meningkatkan status mereka yang dulunya single sejati jadi in relationship/enggaged/married with . . . *fil...

29th when I'm 23

saengil chukahamnida saengil chukahamnida otanjoubi omedetou happy birthday selamat ulang tahun... Bapak, i'm officially 23 years old  gw selalu menantikan kedatangan tanggal 29 di bulan ke-3 setiap tahunnya karena berarti akan ada banyak doa yang diberikan dari orang-orang  yang menganggap kehadiran gw berarti buat mereka. *lebe dari tahun ke tahun perubahan pasti ada donk ya dari yang biasanya tiap tahun dapet cake, dapat surprise, dapat banyak kado untuk tahun ini ulang tahun yang ke-23 lebih tenang, lebih banyak doa no cake, no surprise, tapi semuanya lebih dari bahagia buat gw. Ulang tahun kali ini gw berhasil ngumpulin keluarga dan sahabat-sahabat gw buat berbagi sneyum dan tawa. Tahun ini gw rayain sekalian syukuran kelulusan gw, sebenernya ini ide om gw,  cuma ya kesempatan buat ngumpul jadi satu kayak gini jarang, jadi manfaatin waktu yang ada aja. ada satu atap sama keluarga sama sahabat itu berasa gw balik ke jaman gw SD, yang n...

29

Kau kekuatanku Tanpa kau sadari Kau selalu kutunggu Tanpa pernah tau keberadaanku Aku memujamu Meskipun kau selalu mencuri setiap titik usiaku Aku menghitung langkah-langkahku Untuk bisa bertemu denganmu Untuk bisa memilikimu hanya untukku Dan ketika saat itu tiba, Akulah yang paling berbahagia di dunia ini Aku berbagi segala cinta bahagia Pertemuan kita Akan selalu dipenuhi sukacita, kisah yang tak pernah habis Akan selalu ada kedewasaan yang mengiringi Akan selalu ada bait doa yang terlantun Maret Hingga kau habiskan langkahku Hingga kau datang menjemput keabadianku... Aku akan tetap memujamu

a cup of rain

gerimis berlarian berkejaran di atas lapis tubuhku meleleh di antara rimbunnya rindu rintik selalu mampu membuatku tertarik paksa tanpa bantahan kembali menyelam ke masa itu matamu yang selalu menancap kuat di ingatanku bisik desah suaramu tak mau beranjak dari ingatanku ada senyum yang tergores dan tentu saja torehan kecewa tak bisa kau tatap terus saja kau menari bahagia di ingatanku menebar senyum memikat menjala ribuan rindu tak berkata ayolah... berhenti bersarang manja di hatiku aku tidak membohongi hatiku tapi  garis-garis ini tidak memilih kita untuk mereka ikat jalan ini tidak menuju pada ruang yang terang bukankah sudah kau lihat ego kita terlalu sesat untuk sekedar saling berbagi aku selalu mencintai hujan ini dinginnya selalu tepat dihidangkan dengan kenangan kita aku tidak pernah menolak menari di bawahnya hingga lelah berselimut mimpi d ii a n

Janji kita

Untuk wujud yang saya sebut SAHABAT untuk barisan hari yang berubah menahun untuk lantunan cerita menjadi kenangan untuk gelak tawa yang menjadi timbunan semangat hari-hari yang tidak bisa kita lalui dengan kebersamaan segala perjuangan dengan tangis, senyum, dan makian waktu yang tidak mau memberi ampun pagi ketika kita berjanji untuk maju mencuri toga berbahagia atas nama pengorbanan janji lidah sudah kita tepati Pagi ketika kita sudah berada di semester akhir dan ketakutan bertemu 'skripsi', ada janji yang bukan perjanjian resmi.  Ketika itu kita hanya berjanji untuk mengenakan 'toga' bersama-sama. Bersama-sama bukan berarti selalu tepat pada waktu yang kita inginkan. Aku baru bisa mengenakan toga pada awal 2013,  yang pertama tentu saja kamu bek, lalu oge dan tari, baru kemudian aku. Gery sudah berhasil melewati sidang maut 'skripsi' dan akan membawa pulang toga pada bulan Maret. Hary sedang bergumul mesra dengan 'skripsi...

Untukmu R

Menari kecil di atas trotoar dingin malam itu ketika kamu menggenggam kaku jemariku Menghangatkan malam dengan hembusan nafasmu bercerita Lantunan doa jenaka yang kamu tulis pada buku yang tak pernah tampak cerita yang bukan tentang rasa hanya tentang jalan yang kita lalui hingga pertemuan hari ini U ntukmu R senyum manis di sudut senja  ketika kita mengabadikan mentari di akhir hari genggaman tanganmu menuruni  tangga pasir angin meniup cerita yang tak pernah tertulis untukmu R rasa yang selalu malu untuk menunjukkan diri rasa yang bernyanyi sejak ribuan hari tak  terdengar, kita yang tercetak pada garis-garis khayal pada dimensi yang tak bersentuhan   *bukan edisi valentine Best Regards d ii a n  

BAPAK

Hai Bapak, Sudah lama  ya Pak,  mm sudah 6 tahun lebih kita tidak bertemu lagi. terakhir kali, Bapak tahunya saya tamat SMP ya, saya sudah tamat SMA, dan sudah wisuda Pak. Saya tahu Bapak selalu ingin saya jadi 'juara' dalam pendidikan, saya masih ingat waktu Bapak acuh tak acuh ketika saya berteriak kegirangan, karena saya mendapat ranking 1, tapi melihat respon Bapak yang biasa-biasa saja, saya sedih Pak. Apa ranking 1 belum bisa membuat Bapak bangga dengan saya? Jarang sekali saya mendengar Bapak memuji saya. Bapak lebih sering memuji Ita karena dia berhasil mendapat juara kelas,  meskipun bukan juara 1.  * Jarak saya dan adik harusnya beda 2 tahun, tapi karena adik dirasa mampu mengikuti pelajaran, jadilah dia berada 1 tingkat dibawah saya. Jadi ketika saya kelas 2 SD, adik saya sudah kelas 1 SD * Entahlah pak, Saya selalu merasa bahwa Bapak jauh sangat menyayangi adik daripada saya. Walaupun terkadang Bapak memang memanjakan saya, t...

destiny

Menunggumu adalah jalanku bernafas menantimu menggenggam jabat tanganku Menunggumu adalah caraku mencintai kesepianku memelukmu dalam mimpi panjang yang belum berujung Menunggumu adalah kebangganku mencumbu malam menyusuri gelap dengan lentera harap Menantimu memberi kekuatan untuk bermimpi bahwa aku juga akan bahagia 31 Oktober 2012 d ii a n

Bukan kita

Berdiri sendiri di atas langit yang sama dengan menegarkan hati berjalan, merangkak, sesekali menengadah Kau lihat ribuan bintang di atas sana? Aku yakin kau juga melihatnya karena kita berpijak di tanah yang sama. Perlahan menutup mata jemari menari di udara kosong telunjuk menelusuri mata, hidung, bibir, menggenggam jemari, memeluk hangatmu di atas udara tak berbentuk. Adakah mereka menyebut kisah ini takdir? Jalan panjang yang singgah di dalam peluk hangatmu Langkah rapuh yang kau genggam dengan tangan besarmu Dalam dingin malam nanar menatap garis rahangmu kau menoleh kemudian tersenyum Ada kecupan hangat menari di atas tangan beku dingin Biarkan mimpi ini untuk sesaat Izinkan untuk ego ini menggeliat bebas lebih lama lagi Tolong jangan terbangun Ada ribuㅁan kilometer yang memisahkan kehidupan dua wujud yang tidak akan pernah sama Manusia bodoh yang berlutut di hadapan tingginya kebebasan sebatang pohon Terkadang membawa kesejukan terkadang angkuh ta...

Menyesakkan Ubun-ubun

Hari ini Bali tidak seperti hari-hari kemarin yang diguyur hujan hingga matahari kalah saing.  Bali panas, debu, dan tentu saja macet yang mengekor. Ditambah lagi dengan kelakuan si Bos yang bener-bener minta dicakar lahir bathin. Gimana nggak? Kemarin si Bos bilang kalo hari ini kita bakal menghadiri pertemuan yang akan didatangi oleh semua perusahaan sejenis dengan kantor, tempat gw kerja.  Makasi banget,  setelah si Bos datangnya ngaret *gw anti nunggu* ditambah lagi ternyata dy GAK TAU TEMPAT MEETING-nya!! God, ni Bos emang rada-rada bikin panas hati dan kepala, emang. Duh Bos kalo belum prepare anything, please jangan ajak kita-kita melabil gini donk ya,, panas pakk panass,, FYI ajja nih ya, Bos gw orang yang punya cita-cita yang tinggi saking tingginya kita sebagai anak buahnya cuma bisa dengerin dengan senyum yang gak tau mesti dikategorikan sebagai senyum apa. Apalagi senyum pepsodent, jauh dari nominasi begituan. Kadang si Bos asik nyeritain impian dan mimpi...