Menari kecil di atas trotoar dingin
malam itu ketika kamu menggenggam kaku jemariku
Menghangatkan malam dengan hembusan nafasmu bercerita
Lantunan doa jenaka yang kamu tulis
pada buku yang tak pernah tampak
cerita yang bukan tentang rasa
hanya tentang jalan yang kita lalui hingga pertemuan hari ini
Untukmu R
senyum manis di sudut senja
ketika kita mengabadikan mentari di akhir hari
genggaman tanganmu menuruni tangga pasir
angin meniup cerita yang tak pernah tertulis
untukmu R
rasa yang selalu malu untuk menunjukkan diri
rasa yang bernyanyi sejak ribuan hari
tak terdengar,
kita yang tercetak pada garis-garis khayal
pada dimensi yang tak bersentuhan
*bukan edisi valentine
Best Regards
d ii a n
Komentar
Posting Komentar